• My Books

    Judul : Jurus-Jurus Berinvestasi Saham untuk Pemula Penulis dan Ilustrator : Parluhutan Situmorang, Jauhari Mahardhika, dan Tri Listiyarini Tebal : X + 114 Hlm Ukuran : 13 x 19 hlm ISBN : 979 799 138 5

  • Langkah Awal Berinvestasi Reksa Dana Penulis : Parluhutan Situmorang, Jauhari Mahardhika, dan Tri Listiyarini Tebal : X + 124 hlm Ukuran : 13 x 19 Cm ISBN : 9797991393

  • TULISAN TERATAS

  • Statcounter

    wordpress com stats plugin

  • DISCLAIMER

    Materi tulisan ini hanya memberikan informasi dan bukan sebagai rekomendasi atau ajakan kepada siapapun untuk membeli atau menjual efek tertentu. Keputusan investasi saham sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemodal
  • Iklan

Bakrie Telecom Raih Utang US$ 300 Juta

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mendapatkan pinjaman senilai US$ 300 juta dari Industrial and Commercial Bank of China (ICBC). Pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan.

Bakrie Telecom dan ICBC telah menandatangani memorandum pembiayaan dalam bentuk kurs Renminbi (RMB), dengan nilai yang setara US$ 300 juta di Beijing, Kamis (12/8). “ Dukungan dari ICBC akan mempercepat perluasan jaringan kami,” kata Presiden Direktur Bakrie Telecom Anindya Bakrie, di Jakarta, Kamis (12/8).

Anindya menegaskan, pembiayaan dari ICBC mencerminkan kepercayaan komunitas keuangan internasional terhadap perusahaan Indonesia, khususnya Bakrie Telecom. Perseroan merupakan operator telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang menerima RMB buyer’s credit dari bank komersial milik Pemerintah Tiongkok tersebut.

Perjanjian itu juga semakin menunjukkan ketertarikan Tiongkok kepada Grup Bakrie, setelah China Investment Corporation (CIC), perusahaan investasi milik Pemerintah Tiongkok, mengucurkan pinjaman senilai US$ 1,9 miliar kepada PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

“Perjanjian ini menunjukkan kolaborasi Asia sesungguhnya di dalam perekonomian global yang digerakkan oleh Asia,” ujar Anindya.

Pada April lalu, Bakrie Telecom sukses menggalang dana US$ 250 juta dari hasil penerbitan obligasi global. “Lebih dari 50% diserap oleh investor di Amerika Serikat dan Eropa, sedangkan sisanya dibeli oleh investor Asia,” kata Anindya.

Tahun ini, operator Esia tersebut menganggarkan capex sebesar US$ 200 juta. Direktur Keuangan Bakrie Telecom Jastiro Abi pernah mengatakan, pihaknya akan menggunakan 75% dana capex untuk pengembangan bisnis inti seperti penambahan menara pemancar telekomunikasi (BTS) dan jaringan pita lebar (bandwidth). Sisanya 25% untuk investasi pada layanan pendukung.

Bakrie Telecom menargetkan jumlah pelanggannya hingga akhir 2010 mencapai 14 juta, naik 33% dari akhir tahun lalu sekitar 10,5 juta pelanggan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: